Tampilkan postingan dengan label tahitian noni tegal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahitian noni tegal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 April 2011

Perihal Parkinson


PERIHAL PARKINSON


Definisi
Penyakit Parkinson adalah suatu penyakit degeneratif pada sistem saraf, yang ditandai dengan adanya tremor pada saat beristirahat, kesulitan untuk memulai pergerakan dan kekakuan otot.

Parkinson menyerang sekitar 1 diantara 250 orang yang berusia diatas 40 tahun dan sekitar 1 dari 100 orang yang berusia diatas 65 tahun.

Penyebab
Jauh di dalam otak ada sebuah daerah yang disebut ganglia basalis. Jika otak memerintahkan suatu aktivitas (misalnya mengangkat lengan), maka sel-sel saraf di dalam ganglia basalis akan membantu menghaluskan gerakan tersebut dan mengatur perubahan sikap tubuh.
Ganglia basalis mengolah sinyal dan mengantarkan pesan ke talamus, yang akan menyampaikan informasi yang telah diolah kembali ke korteks serebri.

Keseluruhan sinyal tersebut diantarkan oleh bahan kimia neurotransmiter sebagai impuls listrik di sepanjang jalur saraf dan diantara saraf-saraf. Neurotransmiter yang utama pada ganglia basalis adalah dopamin.

Pada penyakit Parkinson, sel-sel saraf pada ganglia basalis mengalami kemunduran sehingga pembentukan dopamin berkurang dan hubungan dengan sel saraf dan otot lainnya juga lebih sedikit. Penyebab dari kemunduran sel saraf dan berkurangnya dopamin biasanya tidak diketahui.

Tampaknya faktor genetik tidak memegang peran utama, meskipun penyakit ini cenderung diturunkan.

Kadang penyebabnya diketahui.
Pada beberapa kasus, Parkinson merupakan komplikasi yang sangat lanjut dari ensefalitis karena virus (suatu infeksi yang menyebabkan peradangan otak). Kasus lainnya terjadi jika penyakit degeneratif lainnya, obat-obatan atau racun mempengaruhi atau menghalangi kerja dopamin di dalam otak. Misalnya obat anti psikosa yang digunakan untuk mengobati paranoia berat dan skizofrenia menghambat kerja dopamin pada sel saraf.

Gejala
Penyakit Parkinson dimulai secara samar-samar dan berkembang secara perlahan.

Pada banyak penderita, pada mulanya Parkinson muncul sebagai tremor (gemetar) tangan ketika sedang beristirahat, tremor akan berkurang jika tangan digerakkan secara sengaja dan menghilang selama tidur. Stres emosional atau kelelahan bisa memperberat tremor. Pada awalnya tremor terjadi pada satu tangan, akhirnya akan mengenai tangan lainnya, lengan dan tungkai. Tremor juga akan mengenai rahang, lidah, kening dan kelopak mata.

Pada sepertiga penderita, tremor bukan merupakan gejala awal; pada penderita lainnya tremor semakin berkurang sejalan dengan berkembangnya penyakit dan sisanya tidak pernah mengalami tremor.

Penderita mengalami kesulitan dalam memulai suatu pergerakan dan terjadi kekakuan otot.
Jika lengan bawah ditekuk ke belakang atau diluruskan oleh orang lain, maka gerakannya terasa kaku. Kekakuan dan imobilitas bisa menyebabkan sakit otot dan kelelahan. Kekakuan dan kesulitan dalam memulai suatu pergerakan bisa menyebabkan berbagai kesulitan. Otot-otot kecil di tangan seringkali mengalami gangguan, sehingga pekerjaan sehari -hari (misalnya mengancingkan baju dan mengikat tali sepatu) semakin sulit dilakukan.

Penderita mengalami kesulitan dalam melangkah dan seringkali berjalan tertatih-tatih dimana lengannya tidak berayun sesuai dengan langkahnya. Jika penderita sudah mulai berjalan, mereka mengalami kesulitan untuk berhenti atau berbalik. Langkahnya bertambah cepat sehingga mendorong mereka untuk berlari kecil supaya tidak terjatuh. Sikap tubuhnya menjadi bungkuk dan sulit mempertahankan keseimbangan sehingga cenderung jatuh ke depan atau ke belakang.

Wajah penderita menjadi kurang ekspresif karena otot-otot wajah untuk membentuk ekspresi tidak bergerak. Kadang berkurangnya ekspresi wajah ini disalah artikan sebagai depresi, walaupun memang banyak penderita Parkinson yang akhirnya mengalami depresi. Pandangan tampak kosong dengan mulut terbuka dan matanya jarang mengedip. Penderita seringkali ileran atau tersedak karena kekakuan pada otot wajah dan tenggorokan menyebabkan kesulitan menelan. Penderita berbicara sangat pelan dan tanpa aksen (monoton) dan menjadi gagap karena mengalami kesulitan dalam mengartikulasikan fikirannya. Sebagian besar penderita memiliki intelektual yang normal, tetapi ada juga yang menjadi pikun.

Sumber :

Penanganan Parkinson dengan Tahitian Noni Juice.
Takaran yang biasa digunakan adalah 40ml X 4 dibagi dalam sehari. Namun ada rekan yang memberi takaran 120ml setiap kali mau tidur malam saja. Keduanya memberikan hasil yang baik. Temukan testimoni kesembuhannya pada bagian lain pada blog ini - Obat Parkinson.

OBAT KANKER PAYUDARA

OBAT KANKER PAYUDARA - TESTIMONI KESEMBUHAN RATNA MONOARFA, 60 TAHUN

HINDARI OPERASI
Sebenarnya Ratna pernah mengalami operasi pengangkatan tumor payudara di usia remaja. Pasca operasi, Ratna menjalani hidup tanpa mengkhawatirkan tumor tersebut datang lagi. Karena menurutnya, ia akan baik-baik saja.
Minimnya informasi tentang pola hidup yang bisa memicu tumor payudaranya datang kembalipun tidak ia miliki, dan kalaupun pernah ia menerima informasi tersebut, maka ia akan mengindahkan dan memperdulikannya. “Itulah kesalahan terbesar saya,” aku Ratna. Namun berkat Tahitian Noni Juice, kini tumor payudara yang telah berubah menjadi kankerpayudara berangsur-angsur membaik. Tahitian Noni Juice ia percayakan untuk menggempur masalah kesehatannya tersebut.
Ratna mengetahui keberadaan kankernya tersebut kira-kira 4 tahun lalu. Saat mengantarkan kerabatnya berobat, iapun ikut mengecek kesehatannya. “Saat itu saya tiba-tiba minta diperiksa oleh dokter di sebuah rumah sakit di Surabaya, saya minta dilakukan minta dilakukan pemeriksaan payudara karena, puting saya saat itu masuk kedalam. Dan secara positif doketer memvonis bahwa saya mengalami kanker payudara,” ceritanya.
Langkah medis dilakukan dan sudah pasti berujung pada keputusan dilakukannya operasi. Bahkan Ratna yang juga memeriksakan dirinya di rumah sakit di kampong halamannya di Gorontalo, yang kebetulan yang juga ditangani oleh dokter yang masih kerabatnya, mengatakan bahwa operasi merupakan jalan satu-satunya untuk kesembuhan Ratna.
Merasa takut, Ratna menjalani berbagai macam pengobatan alternative, mulai dari akupuntur sampai mengonsumsi jamu-jamuan tradisional. “Saya terpaksa menahan rasa sakit dipayudara karena tidak ingin operasi. Alhamdulillah ada seorang rekan yang mengenalkan saya pada Tahitian Noni Juice.
"April 2009 menjadi bulan pertama saya mengonsumsi Tahitian Noni Juice. Dengan dosis 3x15cc.” Efek positif yang dihasilkan pasca mengonsumsi Tahitian Noni Juice adalah penyakit insomnia yang telah dialami Ratna bertahun-tahun hilang. “Saya biasa tidur diatas jam 12 malam sekarang jam 10 malampun sudah bisa tidur,” jelasnya. Setelah beberapa minggu, benjolan di sekitar payudara Ratna mulai mengempis. Dan rasa sakitnya berangsur hilang.

“Saya bersyukur kepada Allah SWT bahwa segala ikhtiar akan berujung kebaikan dariNya. TermasukTahitian Noni Juice yang dilimpahkan Allah SWT kepada saya sebagai mediasi kesembuhan atas sakit yang saya alami. Dan sebagai bentuk rasa syukur saya, saya ceritakan pengalaman ini melalui buku testimoni ini. Semoga bermanfaat.”

OBAT TUMOR PAYUDARA


OBAT TUMOR PAYUDARA - TESTIMONI NIA KURNIASIH, 46 TAHUN

KEMBALIKAN GAIRAH KELUARGA
Bermula dari penderitaan tumor payudara yang telah menyiksa Nia sejak usianya masih 17 tahun. Bahkan di usia belia itulah, Nia melakukan operasi pengangkatan benjolan di payudara sebelah kanannya. Namun tumor kedua kembali merongrongnya, tepatnya di tahun 1993 di tempat yang sama. “Mau tidak mau, operasi kembali dilakukan. Tapi pihak dokter masih menyatakan bahwa tumor yang ada di tubuh saya tergolong jinak.” Paska operasi, Nia kembali tenang, namun kali ini Nia tidak ingin sesumbar bahwa, tumor itu tidak akan muncul lagi. Nia hanya bisa pasrah dan terus menjaga kesehatannya.
Ternyata kekhawatirannya benar. Di tahun 2006, sepulang dari tanah suci, Nia melakukan pemeriksaaan kesehatan [general check up]. Hasilnya kembali mendapati tumor tumbuh di bagian yang sama lagi. Maka operasi ketiganya pun dilakukan. Bahkan, putri pertamanya yang baru berusia 20 tahun pun ikut dioperasi karena setelah dilakukan pemeriksaan juga terdapat benjolan tumor dipayudaranya. “Sungguh sebuah cobaan yang Insya Allah kami jalani dengan ikhlas,” pikir Nia saat itu.
Sejak saat itu, Nia dan keluarga selalu berlangganan ke rumah sakit untuk selalu memeriksakan kesehatannya. Bahkan pada tahun 2008 lalu. Hasil check up yang dilakukan kembali menghasilkan sebuah titik tumor yang kini berpindah ke payudara kiri. “Mau bagaimana lagi, saya terus berusaha berjuang melawannya. Sampai akhirnya saya dikenalkan dengan Tahitian Noni Juice pada Desember 2008.”
Mulanya, karena tidak enak sama teman yang menawarkan, Nia terpaksa membelinya. “Tapi karena mahal, ya saya rutinin minumnya, sehari 2x15ml,” katanya. Sampai akhirnya Nia membuktikan sendiri khasiatnya. Titik tumor yang sudah terdeteksi pada 2008 lalu, mendadak hilang saat dilakukan pemeriksaan di tahun 2009. “Bahkan tumor yang juga didiagnosa ada di rahim saya juga menghilang. Subhanallah,” jelasnya.
“Bahkan yang tadinya saya minum sendiri, kini tidak lagi. Suami dan anak saya menjadi keranjingan minum noni. Pasalnya maag akut yang diderita suami sudah terobati, lalu anak-anak saya yang mengidap asma tidak lagi kambuh dan terlepas dari ventolin/inhaler.”

Kini Nia dan keluarga memulai harinya dengan mengonsumsi Tahitian Noni Juice terlebih dulu. “Karena sehat itu mahal harganya, dan Tahitian Noni Juice merupakan solusi terbaik bagi kami sekeluarga dalam meningkatkan gairah hidup. Bahkan tak hanya dapat sehat, tapi juga income mengalir lewat bisnis yang bisa kita jalani di Tahitian Noni Independent."